Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Politik Birokrasi

Mentan Puji Bangkalan! Contoh Daerah Pertanian Produktif dengan Lompatan 51%

Avatar
×

Mentan Puji Bangkalan! Contoh Daerah Pertanian Produktif dengan Lompatan 51%

Sebarkan artikel ini
Mentan Puji Bangkalan Contoh Daerah Pertanian Produktif dengan Lompatan 51

MEMO – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, sebagai contoh daerah pertanian produktif yang bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia. Dalam kunjungan kerjanya ke Bangkalan, Mentan menyebut upaya daerah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat swasembada pangan.

“Kalau semua kabupaten bergerak seperti Bangkalan, target swasembada bisa tercapai lebih cepat,” kata Mentan saat kunjungan, sebagaimana disampaikan dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Keberhasilan Bangkalan ditunjukkan melalui peningkatan indeks pertanaman (IP) yang signifikan. IP yang sebelumnya hanya satu kali setahun (IP1) telah meningkat menjadi tiga kali (IP3), yang secara langsung berdampak pada hasil panen yang lebih besar.

“Di sini, tanam satu kali menjadi tiga kali, atau tanam dua kali jadi tiga kali. Itu artinya produksi meningkat pesat,” jelas Mentan.

Dengan peningkatan IP tersebut, luas lahan tanam di Bangkalan diproyeksikan meningkat dari 49 ribu hektare menjadi 74 ribu hektare pada tahun 2025. Hal ini mencatatkan lompatan produktivitas hingga 51 persen.

“Bayangkan jika seluruh kabupaten di Indonesia bisa seperti ini, swasembada pangan pasti tercapai lebih cepat,” tambahnya.

Mentan juga memuji penggunaan alat pertanian seperti pompa air, traktor, dan combine harvester yang telah disalurkan ke Bangkalan. Menurutnya, keberhasilan di daerah ini bukan hanya karena teknologi, tetapi juga berkat kolaborasi dan semangat para petani serta pemerintah setempat.

Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan, Arief M. Edie, mengungkapkan bahwa bantuan dari Kementerian Pertanian telah memberikan dampak signifikan. Hasil panen padi kini meningkat hingga memungkinkan tiga hingga empat kali panen setahun.

“Surplus pangan sudah tercapai hingga delapan bulan ke depan. Kami siap memenuhi target 74 ribu hektare di 2025, bahkan berupaya meningkatkan panen hingga empat kali dalam setahun,” jelas Arief.

Dengan keberhasilan ini, Bangkalan telah membuktikan diri sebagai daerah yang tidak hanya produktif tetapi juga inovatif dalam sektor pertanian, sekaligus menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi dan dedikasi mampu membawa perubahan besar dalam upaya mencapai swasembada pangan.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini