Example floating
Example floating
Home

Menparekraf Sandiaga Umo Daftaran Tempe Sebagai Kuliner Warisan Budaya Dunia

A. Daroini
×

Menparekraf Sandiaga Umo Daftaran Tempe Sebagai Kuliner Warisan Budaya Dunia

Sebarkan artikel ini
Tempe Didaftarkan Jadi Warisan Kuliner Budaya UNESCO

Sandiaga menjeleskan, roadshow kulineran yang dimaksud ialah Gerakan Indonesia Tempe Movement yang bertujuan untuk  ajak semua komponen dimulai dari pebisnis, federasi, warga, bahkan juga sampai periset tempe juga dibawa untuk bekerjasama supaya tempe dianggap sebagai peninggalan dunia.

Indonesia Tempe Movement sendiri sebagai organisasi yang mempunyai tujuan untuk mengenalkan tempe lebih luas dengan gambar yang lebih bagus dibanding awalnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Ngaji Kitab Kuning MUI Tekankan Urgensi Digitalisasi Pesantren Dan Teknologi Santri Era Kecerdasan Buatan

Dia juga mengharap tempe menjadi icon kulineran kebanggaan Indonesia dan jadi peninggalan budaya. Hingga, akan tingkatkan peningkatan produk ekonomi kreatif yang dapat promo di dunia internasional.

Disamping itu, Tempe sachet yang diartikan Sandi ialah tempe memiliki ukuran kecil. Awalnya, Sandi sempat mendapati tempe sachet ini Pasar Wonodri, Semarang. Tempe memiliki ukuran kecil ini disebutkan jadi pengembangan baru untuk menyiasati tingginya harga kedelai waktu itu.

Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta

Lalu, Sandi mengutarakan, jika registrasi tempe ke UNESCO ini akan dilaksanakan di pengujung semester satu tahun 2021.

Di tahun 2015, rencana tempe jadi peninggalan budaya menjadi bahan dialog International Conference on Tempe. Pertemuan itu sebagai cikal akan terciptanya Indonesia Tempe Movement.

Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup

Rencana itu awalannya sudah diusung oleh PATPI atau Perhimpunan Ahli Tehnologi Pangan Indonesia dan forum tempe Indonesia. Tetapi sayang, rencana itu sempat terlambat dengan hal-hal lain.