Selama masa Nataru, terdapat lima stasiun utama di wilayah Daop 7 Madiun yang melayani naik dan turun penumpang KA Lokal Bias, yakni Stasiun Madiun, Ngawi, Magetan, Walikukun, dan Caruban.
*Adapun volume pelanggan tertinggi tercatat sebagai berikut:*
Stasiun Madiun: 16.344 pelanggan naik dan 15.684 pelanggan turun;
Stasiun Ngawi: 4.438 pelanggan naik dan 4.145 pelanggan turun;
Stasiun Magetan: 4.273 pelanggan naik dan 4.021 pelanggan turun;
Stasiun Walikukun: 2.319 pelanggan naik dan 2.211 pelanggan turun;
Stasiun Caruban: 1.799 pelanggan naik dan 1.501 pelanggan turun.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Untuk melayani tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan 90 perjalanan KA Lokal Bias selama Nataru, atau rata-rata 5 perjalanan per hari, dengan total kapasitas 17.100 tempat duduk atau 3.420 tempat duduk per hari.
Khusus untuk keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun (KA bernomor ganjil), volume pelanggan mencapai 25.281 orang, atau setara 148 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Puncak volume sementara terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, dengan 1.830 pelanggan naik dan 1.624 pelanggan turun. Sementara itu, pada Minggu (4/1) hingga data sementara dihimpun, KA Lokal Bias telah melayani 1.707 pelanggan naik dan 1.441 pelanggan turun, dan angka tersebut masih berpotensi bertambah.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
“Capaian ini menunjukkan bahwa integrasi kereta api dengan bandara memiliki relevansi tinggi dan menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. KAI Daop 7 MKAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kereta api yang semakin melayanikung agenda nasional dalam memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi,” tutup Tohari.(Hamzah)












