Memo.co.id
Bisnis kuliner atau makanan mengalami lonjakan di tengah musim pandemi. Lonjakan kategori bisnis kulibner itu terlihat dari perkembangan e-commerce di Indonesia. Lonjakan bisnis kuliner, khususnya yang dilakukan secara online, terjadi kareba banyaknya orang yang tinggal di rumah dan melakukan aktifitas dari rumah.
Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah
Melonjaknya pertumbuhan bisnis e-commerce, di era pandemi covid 19, menurut Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM ) Teten Masduki, karena produk tersebut banyak diminati semua lapisan masyarakat. Dari data yang ada di kementeriannya, ada lonjakan kebaikan hingga 250 %.
Lonjakan itu terutama terjadi pada bisnis kuliner jenis frozen. Karena permimtaan yang siap olah dan praktis itu permintaannya tergolong tinggi. ” Permintaan terhadap produk-produk yang siap olah, praktis itu sekarang makin banyak. Pelaku UMKM juga meningkat, khususnya makanan frozen dan makanan kaleng yang tinggal dipanaskan,” ucap Teten.
Baca Juga: Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini
Laris manisnya bisnis kuliner di tengah wabah virus Corona juga diakui chef Vindex Tengker. Dalam webinar berjudul” Chef Talks: During a pandemic& impact on their business”












