Example floating
Example floating
Entertainment

Lolly Nyaris Kehilangan Nyawa, Dalam Sidang Pengadilan Hati Nikita Mirzani Hancur Lebur

A. Daroini
×

Lolly Nyaris Kehilangan Nyawa, Dalam Sidang Pengadilan Hati Nikita Mirzani Hancur Lebur

Sebarkan artikel ini
Lolly Nyaris Kehilangan Nyawa, Dalam Sidang Pengadilan Hati Nikita Mirzani Hancur Lebur

“Laura sebenarnya tidak ingin ibunya tahu isi kesaksian, tapi Nikita merasa sebagai ibu harus tahu. Setelah mendengar, dia langsung memeluk Lolly dan meminta kuasa hukum mengeluarkan anaknya dari ruang sidang,” cerita Fahmi. Momen ini sungguh menggambarkan betapa hancurnya perasaan seorang ibu melihat penderitaan anaknya. Nikita sendiri memberikan kesaksiannya secara terpisah, tanpa sepengetahuan Lolly, demi menjaga mental putrinya.

Fahmi menegaskan, apa yang menimpa Lolly benar-benar menghancurkan fisik dan jiwanya. Jadi, sangat wajar jika Nikita masih sulit menerima dan berdamai dengan keadaan ini.

Baca Juga: FAKTA MENARIK!!! KA BIAS Jadi Primadona di Wilayah Daop 7 Madiun Selama Libur Nataru 2025/2026

Jejak Kasus dan Ancaman Penjara Vadel

Kasus ini pertama kali dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada September 2024. Vadel dituduh melakukan hubungan badan dengan Lolly yang saat itu masih berusia 17 tahun, dan yang lebih mengerikan, memaksa Lolly untuk melakukan aborsi.

Vadel resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Oktober 2024 dan sudah ditahan sejak Februari 2025. Dia dijerat dengan berbagai pasal hukum, seperti Pasal 76D jo Pasal 81 UU Perlindungan Anak, Pasal 60 UU Kesehatan, dan Pasal 346 KUHP tentang aborsi ilegal. Dengan semua pasal ini, Vadel terancam hukuman berat hingga 15 tahun penjara.

Baca Juga: Youtuber Terkaya Indonesia, Vilmei Raih Rp16 Miliar Bulanan, Ini Data Kontras Konten Gaming vs Eksperimen Sosial

Kini, nasib Vadel di ujung tanduk. Putusan pengadilan akan sangat bergantung pada kesaksian para saksi kunci dan bukti-bukti yang terungkap. Sementara itu, Nikita Mirzani tetap setia mendampingi Lolly, berjuang mencari keadilan, meskipun luka di hatinya sebagai seorang ibu belum sepenuhnya sembuh.