Kabupaten Batang adalah kota kecil yang berdampingan dengan Kota Pekalongan. Daerah tersebut, sama dengan Pekalongan, memiliki ribuan pengrajin batik dan tersebar di desa desa. Produknya sudah menyasar ke berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara. Btrenad yang beredar di pasaran luar, tentu saja brand batik Pekalongan.
Sementara itu Tim Rumah Batik TBIG Jakarta dan Koperasi Bangun Bersama melakukan simulasi dan memberi pelatihan kepada pengunjung pameran Batang Expo 2016.
Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo mengapresiasi kampanye dan pelatihan tersebut. Edukasi itu dinilai sangat membantu promosi potensi ekonomi daerah. ”Pembangunan ekonomi Batang akan berdampak terhadap perekonomian di Jateng di masa mendatang,” terang Yoyok.
Sebagai sebuah daerah dengan sejarah perkebunan panjang, Kabupaten Batang mempunyai potensi andalan salah satunya dari penghasil kopi, selain pengrajin batik.Tidak kurang dari 15 ton limbah kulit kopi dihasilkan perkebunan kopi di kabupaten tersebut.
Presiden Direktur Tower Bersama Herman Setya Budi menambahkan Rumah Batik TBIG bertujuan melakukan pembinaan dan pemberdayaan. Itu penting supaya perajin batik skala mikro tumbuh dan berkembang. Rumah Batik TBIG juga membangun semangat kewirausahaan masyarakat. (nu)












