Example floating
Example floating
Home

Lautan Pasir Gunung Bromo Tertutup untuk Wisatawan Selama Perayaan Yadnya Kasada

A. Daroini
×

Lautan Pasir Gunung Bromo Tertutup untuk Wisatawan Selama Perayaan Yadnya Kasada

Sebarkan artikel ini
Lautan Pasir Gunung Bromo Tertutup untuk Wisatawan Selama Perayaan Yadnya Kasada

Probolinggo, Memo

Lautan pasir Gunung Bromo, sebagai satu satunya pemandangan terindah di destinasi wisata Gunung Bromo akan ditutup untuk wisatawan. Penutupan lautan pasir tersebut, terkait dengan perayaan Yadnya Kasada, tanggal 15 – 16 Juni 2022. Pengunjung boleh masuk sebatas di Cemoro Lawang saja.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Christian mengharap upacara Yadnya Kasada yang tengah dilakukan oleh warga Tengger ini dapat memberi keberkahan untuk kemajuan ekonomi di area Tengger.

“Silahkan pelancong dapat bertandang ke Probolinggo sepanjang Yadnya Kasada. Cuma ada pembatasan sampai di Cemoro Lawang untuk menghargai saudara kita warga Tengger yang Yadnya Kasada,” katanya.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Walau cuma sampai di Cemoro Lawang terang Yulius, pelancong bisa nikmati Seruni Poin, Mentigen atau aktivitas warga Tengger dalam perayaan Yadnya Kasada.

“Sepanjang Yadnya Kasada, lautan pasir dan Pura Mulia Poten dipakai untuk ritual Yadnya Kasada . Maka terbatasi untuk kebutuhan ritual warga Tengger,” jelasnya.

Baca Juga: Lebaran Ini Kunjungan Wisatawan ke Gunung Kelud Bakal Membludak – Juni 2019, Even Balap Motor Bertaraf Nasional, di Kawasan Wisata Gunung Kelud Digeber

Yulius menambah untuk serangkaian Yadnya Kasada tahun ini akan dilaksanakan penetapan beberapa pejabat dari Forkopimda Propinsi Jawa Timur dan Forkopimda Kabupaten Probolinggo sebagai Sesepuh Tengger.

“Sebagai serangkaian dari Yadnya Kasada tahun ini, nanti akan ada even Eksotika Bromo di tanggal 11 dan 12 Juni 2022 di Kaldera Tengger. Silakan dapat tiba untuk melihat Eksotika Bromo dengan masih tetap tidak boleh abai prosedur kesehatan,” ujarnya.

 

Warga Tengger Bromo Ritual di Pura Luhur Poten Masih, Masih Dalam Status Pandemi

Warga Tengger di area Gunung Bromo akan rayakan Yadnya Kasada pada 15 dan 16 Juni 2022. Yadnya Kasada tahun ini berlainan dari tahun saat sebelum wabah. Karena sepanjang ritual, pelancong cuma bisa masuk sampai di Cemoro Lawang saja.

Tokoh Warga Tengger Supoyo menjelaskan, Yadnya Kasada tahun ini masih juga dalam periode pandemi Covid-19, walau telah ada keluasan-kelonggaran yang diberi oleh pemerintahan. Tetapi pelancong disuruh tidak ke area lautan pasir dan Pura Luhur Poten.

“Sepanjang ritual Yadnya Kasada, pelancong cuma bisa masuk sampai di Cemoro Lawang saja. Di situ dapat bermalam di hotel, homestay atau villa. Semua dapat masuk sampai di Cemoro Lawang dan tidak mendatangi ritual dalam lokasi lautan pasir dan Pura Luhur Poten,” kata Supoyo, Rabu (1/6/2022).

Sesuai keputusan Paruman Dukun Pandita se-Kawasan Tengger dan sebagai sesepuh kata Supoyo, untuk lautan pasir dan Pura Luhur Poten khusus ditujukan untuk ritual Yadnya Kasada. Maka dari itu, jika ada masyarakat luar wilayah yang ingin ritual dapat masuk. Tapi jika cuma untuk wisatas cuma sampai di Cemoro Lawang saj.a

“Wisawatan dapat masuk sampai di Cemoro Lawang dan bermalam untuk melihat-lihat panorama di situ. Cuma pokoknya tidak masuk ke lautan pasir dan Pura Luhur Poten mulai Rabu pagi sampai Kamis sore. Kemudian dapat bebas seperti umumnya,” tegasnya.

Pas ada di object tamasya alam Dingklik, Dusun Wonokitri, Pasuruan, beberapa ratus masyarakat Suku Tengger dan pelaku usaha pariwisata ikuti vaksinasi massal. Tempat vaksinasi ini kali dimanjakan dengan panorama cantik Gunung Bromo.