Example floating
Example floating
NGANJUK

Lapor Jalur Birokrasi Buntu, Tim 10 KPRI Pace Berencana Gugat Belasan Oknum Guru Nakal

Mulyadi Memo
×

Lapor Jalur Birokrasi Buntu, Tim 10 KPRI Pace Berencana Gugat Belasan Oknum Guru Nakal

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Bocornya keuangan KPRI ” Rukun Makmur ” Pace tercatat hampir mencapai Rp 5 milyar lebih. Dengan fakta itu mengakibatkan perputaran keuangan KPRI macet total sudah hampir tiga tahun terakhir ini. Al hasil KPRI gulung tikar. Yang tersisa hanya api panas menyulut di internal tubuh KPRI.

Saling tuding antar pengurus lama dan baru serta para anggota KPRI tak terhindarkan. Sampai sampai harus berurusan dengan pihak berwajib. Itu setelah muncul Tim 10 yang ditunjuk sebagai tim penyelesai masalah KPRI memilih menempuh jalur hukum.

Baca Juga: Tekan Angka Stunting, KDMP Desa Klurahan Siapkan Unit Usaha Budidaya Ikan Tematik

Penyebab kebocoran itu seperti diinformasikan oleh anggota tim 10 , Aditya Ristiawanto Amd.AK karena belum terbayarnya uang pinjaman dari sejumlah anggota dan mantan pengurus lama KPRI Rukun Makmur yang totalnya mencapai milyaran rupiah.

Dikatakan Adit bahwa proses penyelamatan uang koperasi yang dipinjam oleh para anggota yang jumlahnya kurang lebih ada 190 orang yang seluruhnya berstatus guru PNS dan pensiunan cukup memakan waktu panjang.

Baca Juga: Purwanto ODGJ Anti Jarum Asal Garu Disambangi Dewan Gerindra Nganjuk

” Penagihan uang pinjaman ke anggota tidak mudah seperti membalik telapak tangan. Ini butuh ketegasan dan loyalitas tinggi,” ucap Adit.

Meski dihadapkan pada benturan dan intervensi dari segala arah, namun optimisme tim 10 membuahkan hasil. Walaupun belum 100% uang pinjaman kembali, namun kerja keras tidak sia sia.

Baca Juga: Kakanwil Kemenag Jatim Apresiasi Anugrah Nganjuk Madrasah Awards 2025

Terbukti di sepanjang tahun 2024 , tim 10 berhasil menarik uang dari salah satu anggota berinisial P sebesar Rp 300 juta melalui proses Restorasi Justice ( RJ) di Polres Nganjuk.

Disusul beberapa bulan kemudian masih kata Adit , Tim 10 untuk kedua kalinya berhasil menarik uang piutang dari beberapa anggota terkumpul uang kurang lebih sebesar Rp 64 juta.

Puncaknya terjadi di penghujung tahun 2024, Tim 10 yang ditugasi sebagai tim penyelesai koperasi mendapat angin segar. Yaitu berhasil melelang seluruh aset bergerak maupun tidak bergerak senilai kurang lebih Rp 1,5 milyar. Plus bunga tabungan di BRI Unit Pace senilai Rp 7 juta. Sehingga total uang koperasi untuk sementara waktu yang bisa diselamatkan oleh Tim 10 kurang lebih Rp 2 milyar.