Adalah Katimun, warga asal Dusun babadan Desa Babadan Kecamatan Kesamben Blitar. Katimun adalah saksi yang sempat mengetahui jika pria tersebut masih hidup. Waktu itu, dia melewati jalan tersebut karena akan berangkar ke Samsat Polres Blitar untuk melakukan her registrasi kendaraannya. Waktu itu, Katimun mengatahui sedang membujur di kios dan t8ubuhnya bergerak gerak.
Namun, setelah pulang dari urusan her rtegistrasi kendaraannya, sekitar pukul 12, dia pulang dan balik melewati kios bbuah tersebut. Korban sudah berganti posisi membujur ke utara dan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Mengetahui hal tersebut, Katimun memanggil warga lainnya dan melaporkan ke Polsek Kesamben Blitar.
Dalam waktu tidak lema, selang warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kesamben, beberapa petugsa dari Mapolsek Kesamben dan tim identifikasi Polres Blitar , sudah berada di TKP. Petugas melakukan identifikasi dan mengumpulkan keteranganj dari beberapa saksi dan warga sekitar untuk memastikan penyebab kematian dari pria berusia 40 tahunan tersebut. Polisi juga tidak menemukan identitas dari pakaian yang dikenakan pria itu.
Kasubah Humas Polres Blitar AKP Eny Mayasari, menjelaskan bahwa sampai saat ini belum diketahui identitas korban. Begitu juga terhadap sebab penyebab meninggalnya korban masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Blitar. Ciri-ciri laki-laki, berusia sekitar 40 tahun, tinggi badan 160cm, berat badan 45kg, rambut hitam lurus panjang 15cm, jari kelingking dan jari manis tangan kiri ada bekas luka amputasi, dan tidak ada bekas penganiayaan. ( jk )
Laki laki Berusia 40 Tahun, Mati Mendadak di Kios Buah Brongkos












