Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Infobis

KPPU Sinyalir Ada Indikasi Kartel, Sebabkan Minyak Goreng Mahal

A. Daroini
×

KPPU Sinyalir Ada Indikasi Kartel, Sebabkan Minyak Goreng Mahal

Sebarkan artikel ini
Pasar Tradisional Menyusul Jual Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengagendakan pemanggilan perusahaan minyak goreng. Pemanggilan itu terkait ada indikasi kartel yang menyebabkan harga minyak goreng jadi sangat mahal.

Ketua KPPU Ukay Karyadi menyebut, pihaknya akan meminta keterangan dan penjelasan di balik tingginya harga minyak goreng yang sempat menyentuh di atas Rp 20.000 per liter beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026

Menurut dia, para pengusaha produsen minyak goreng diduga memanfaatkan momentum kenaikan harga CPO. Ditengah tingginya permintaan dan keterbatasan produk menjadi kesempatan pelaku usaha bermain harga.

“Perusahaan tersebut mulai dipanggil oleh KPPU terkait indikasi kartel. Kenapa indikasi kartel? Ada sinyal kenaikan inputnya pada harga CPO nya menjadikan momentum pelaku usaha menaikkan harga produk,” ujarnya dalam diskusi secara virtual, dikutip Jumat (4/2).

Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat

Berdasarkan data KPPU, tercatat ada sebanyak 74 perusahaan di industri minyak goreng yang tergabung di dua asosiasi. Jika dikerucutkan hanya sekitar 30 perusahaan dan sekitar 4-5 perusahaan saja yang menguasai pasar.

Ukay meminta, agar para perusahaan minyak goreng tersebut dapat berkerja sama dengan baik untuk memenuhi panggilan dari KPPU. Sebab, hal ini menyangkut kenaikan penaikan perusahaan dan masyarakat luas. Jika perusahaan tersebut terbukti tidak melanggar hukum persaingan usaha dan menjalankan bisnis yang sehat pasti dapat memberikan keterangan dan penjelasan.

Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Terbaru Jelang Pencairan Tahap II April

“Mereka yang tidak merasa bersalah bisa mengatakan kami tidak terbukti melanggar,” pungkasnya.