Sehingga pihaknya meminta Dinas Pendidikan Kota Blitar harus mengevaluasi kebijakan study tour sekolah yang menelan banyak biaya sehingga dinilai membebankan para orang tua wali murid.
Agus mengatakan kegiatan studi tour yang biasanya dilaksanakan di luar kota bisa diganti dengan kegiatan di dalam Kota Blitar, seperti menyambangi tempat-tempat wisata di Kota Blitar. Mengingat saat ini Kota Blitar juga memiliki beberapa tempat wisata edukasi.
“Di sini banyak tempat wisata edukasi yang dapat bermanfaat bagi murid. Daripada pergi ke luar kota membebani orang tua, lebih baik dialihkan di sini saja,” imbuhnya
Ia menambahkan DPRD Kota Blitar telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Blitar untuk membahas sejumlah kegiatan di sekolah yang menimbulkan pro & kontra di masyarakat atau wali murid. **
Baca Juga: KA Dhoho Vs Truk Pasir: Tabrakan Keras Gegerkan Warga Gedog Blitar












