Peran maskapai juga sangat penting dalam menjaga kelancaran puncak arus balik, dengan tingkat ketepatan waktu penerbangan (OTP) rata-rata di 20 bandara mencapai 75-80%.
Seluruh stakeholder di bandara AP II bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang pesawat selama periode angkutan lebaran 2024. “Dengan kolaborasi yang baik di Posko Monitoring Lebaran 2024, kami berhasil menjaga kelancaran puncak arus balik di semua bandara AP II,” kata Cin Asmoro.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Saat ini, AP II mengelola beberapa bandara utama di Indonesia, antara lain Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Kualanamu (Deli Serdang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), dan lain-lain.
Suksesnya Kolaborasi dan Koordinasi dalam Menjaga Kelancaran Puncak Arus Balik di Bandara-bandara AP II
Dalam menghadapi puncak arus balik, PT Angkasa Pura II berhasil mengatasi tantangan dengan sukses. Peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang serta jumlah penerbangan menunjukkan bahwa upaya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk maskapai, ground handling, dan transportasi publik, berbuah hasil positif.
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Selain itu, penambahan personel dan pengaturan yang baik terhadap aspek logistik seperti bagasi dan transportasi juga berkontribusi besar dalam menjaga kelancaran operasional. Hal ini tercermin dari tingkat ketepatan waktu penerbangan yang tinggi, mencapai rata-rata 75-80% di 20 bandara yang dikelola oleh AP II.












