MEMO – Persipura Jayapura, salah satu klub sepak bola terbesar di Indonesia, kini berada di ujung tanduk dengan ancaman degradasi ke Liga 3 pada musim depan. Klub legendaris yang dikenal dengan julukan Mutiara Hitam ini harus berjuang di babak playoff degradasi Liga 2 2024-2025.
Persipura memulai musim ini dengan persiapan yang kurang ideal. Mereka hanya memiliki waktu singkat untuk mempersiapkan tim, sebelum melakoni pertandingan pertama melawan RANS Nusantara FC di Pasuruan. Namun, dengan Ricardo Salampessy yang menjabat sebagai pelatih dan kehadiran Boaz Solossa, kapten yang berpengalaman, tim ini perlahan-lahan bisa bangkit dan tampil lebih baik.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Fabio Azka Irawan ,Dari Lapangan Kampung ke Piala Dunia
Di akhir fase penyisihan, Persipura hanya mampu meraih 23 poin dari 14 pertandingan, yang menempatkan mereka di posisi ke-3 Grup 3. Meskipun sempat berjuang, mereka gagal mengungguli Persela yang mengemas 26 poin dan Deltras dengan 25 poin. Kedua tim tersebut melangkah ke fase Championship, sementara Persipura harus turun ke Relegation Round.












