Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Olahraga

Erick Thohir Sambut Antusias Peluncuran Reksadana Sepak Bola Indonesia: Terobosan Baru untuk Masa Depan Olahraga Tanah Air

Avatar
×

Erick Thohir Sambut Antusias Peluncuran Reksadana Sepak Bola Indonesia: Terobosan Baru untuk Masa Depan Olahraga Tanah Air

Sebarkan artikel ini

MEMO – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan sambutan positif atas peluncuran produk reksadana sepak bola pertama di Indonesia. Kolaborasi ini melibatkan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT Trimegah Asset Management, dan Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia, yang bertujuan untuk mendukung pendanaan bagi perkembangan sepak bola tanah air.

Reksadana yang diberi nama Trimegah Sepak Bola Merah Putih ini resmi diluncurkan di The Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, pada Kamis (27/2/2025). Produk ini merupakan langkah inovatif dalam dunia pendanaan olahraga, yang sebelumnya telah diinisiasi oleh Bursa Efek Indonesia melalui kontribusi fee dari para sekuritas yang disumbangkan untuk Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia.

Baca Juga: Erick Thohir Beri Peringatan Keras! Meski Menang Telak, Garuda Muda Jangan Lengah

Erick Thohir menyebutkan bahwa ini adalah terobosan penting dalam mendanai sepak bola Indonesia, terutama bagi program-program yang membutuhkan dukungan finansial. “Reksadana ini menarik karena dinamis, memberikan berbagai peluang pendanaan, dan mempermudah kami dalam mendukung yayasan, yang sangat mendukung PSSI fokus pada tim nasional,” ungkap Erick.

Selain itu, Erick juga membahas proyek yang tengah berjalan di Ibu Kota Negara (IKN). “Fase pertama pembangunan di IKN sudah selesai, dengan dua lapangan sepak bola dan satu lapangan mini, ditambah 82 kamar yang sudah jadi. Di fase kedua, kami membutuhkan tambahan fasilitas seperti kolam renang dan stadion dengan kapasitas 5.000 orang,” ujarnya.

Baca Juga: Indonesia Pecahkan Rekor! Peringkat FIFA Tembus 123, Terbaik dalam 15 Tahun

Erick menegaskan bahwa beberapa program tidak bisa seluruhnya dibiayai melalui PSSI. Oleh karena itu, program-program individual juga perlu mendapat perhatian, seperti pengembangan pemain Indonesia berbakat yang berpotensi menimba ilmu di Eropa.

 

Baca Juga: Kisah Inspiratif Fabio Azka Irawan ,Dari Lapangan Kampung ke Piala Dunia