Example floating
Example floating
Abata

Kisah Kucing Rasulullah SAW dan Surga Neraka yang Dijanjikan

A. Daroini
×

Kisah Kucing Rasulullah SAW dan Surga Neraka yang Dijanjikan

Sebarkan artikel ini
Kisah Kucing Rasulullah SAW dan Surga Neraka yang Dijanjikan
Kisah Kucing Rasulullah SAW dan Surga Neraka yang Dijanjikan

عن أبي ذر رضي اللّه عنه أن رسول اللّه  صلى الله عليه وسلم قال:  بينما رجلٌ يمشي بطريق اشتدَّ عليه العطشُ. فوجد بئرا فنزل فيها، فشرب، ثم خرج، فإِذا كلبٌ يلهَثُ، يأكل الثَّرَى من العطش. فقال الرجل: لقد بَلَغَ هذا الكلبَ من العطش مثلُ الذي كان قد بلغ مني فنزل البئرَ، فملأ خفَّه ماءً، ثم أمسكه بفيه حتى رقِي فسقى الكلب. فشكر الله له، فغفر له   قالوا: “يا رسول اللّه، وإن لنا في البهائم أجرا؟ “. فقال: ” في كل كبِد رطبة أجرٌ”

“Pernah suatu ketika ada seorang laki-laki yang berjalan dalam keadaan sangat haus, kemudian ia menuruni sebuah sumur untuk memperoleh air minum. Tatkala keluar dari sumur itu, ia mendapat seekor anjing yang sama kelaparan dan kehausan, Ia hanya makan kotoran unta di sebabkan sangat haus, kemudian laki-laki itu berkata, ‘Sungguh anjing ini sedang merasakan nasib yang sama denganku.”

Baca Juga: Panduan Ibadah Malam Nisfu Syaban 2026 Lengkap Jadwal Doa dan Amalan Sunnah

Maka laki-laki itu pun turun kembali ke dalam sumur itu dan memenuhi sepatu kulitnya dengan air yang ia jinjing dengan mulutnya, Ia naik dan memberi minum Anjing itu. Lantas ia bersyukur kepada Allah sehingga diampuni dosa-dosanya.

Dari kisah tersebut, para sahabat bertanya,”Wahai Rasulullah apakah memberlakukan demikian setiap binatang itu ada pahala?, dan dijawab  Rasulullah, “Pada setiap sesuatu yang bernyawa ada pahala.”

Baca Juga: Era Baru Ibadah Suci: UU PIHU 2025 Buka Pintu Umrah Mandiri, Didukung Platform Digital Canggih Arab Saudi

 

Kucing Rasulullah

Semasa hidup, Rasulullah diketahui memiliki beberapa binatang peliharaan, mulai dari kucing hingga unta. Hewan-hewan itu dirawatnya dengan penuh kasih sayang.

Baca Juga: Saat Dentuman "Horeg" Mengusik Ketenangan dan Mengundang Fatwa MUI Jatim

Diceritakan peliharaan Rasulullah, Mueeza, yang merupakan kucing dan mulai dipelihara Rasulullah selama Pertempuran Uhud.

Dalam banyak kisah, Mueeza kerap digendong Rasulullah dan ditaruhnya di atas paha sambil dielus badannya. Salah satu yang sangat disukai Nabi SAW ialah saat Mueeza mengeong tiap mendengar lantunan adzan. Seolah-olah, hewan imut itu sedang menjawab panggilan sholat.

Tak sampai di sana, saking mencintai Mueeza, pernah suatu ketika, Nabi SAW mendapati Mueeza sedang tidur di atas jubah. Padahal, Rasulullah memerlukan jubah tersebut. Bukannya membangunkan Mueeza, Rasulullah SAW justru memotong belahan lengan jubah yang ditiduri kucingnya itu. Sebabnya beliau tak ingin mengganggunya.