Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa

Ketua RT di Semarang Berani Lawan Ormas Peminta Sumbangan Yang Resahkan Warga

A. Daroini
×

Ketua RT di Semarang Berani Lawan Ormas Peminta Sumbangan Yang Resahkan Warga

Sebarkan artikel ini
Ketua RT di Semarang Berani Lawan Ormas Peminta Sumbangan Resahkan Warga

Tak lama setelah penolakan tersebut, beberapa oknum dari Grip Jaya mendatangi pos satpam lingkungan. Di sana, terjadi perdebatan sengit yang nyaris berujung pada adu fisik. Ketika Muhammad meminta mereka menunjukkan surat resmi yang dikeluarkan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), para oknum ormas tersebut tampak kebingungan. Mereka bahkan mengaku tidak mengetahui keberadaan lembaga Kesbangpol sebagai instansi resmi yang mengeluarkan izin terkait kegiatan ormas. Mereka bersikukuh bahwa ormas mereka tidak memerlukan izin dari lembaga seperti Kesbangpol.

Insiden kedua dengan ormas yang sama kembali dialami Muhammad ketika mereka mencoba meminta sumbangan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada beberapa pemilik ruko di wilayahnya. Saat itu, aksi mereka berhasil dipergoki oleh satpam setempat yang kemudian melaporkannya kepada Muhammad. Ketua RT tersebut kembali turun tangan dan meminta para anggota ormas untuk menunjukkan surat izin resmi dari Pemerintah Kota Semarang. Namun, sama seperti kejadian sebelumnya, mereka hanya membawa proposal dengan kop surat Grip Jaya tanpa dapat menunjukkan izin resmi yang sah.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Menyikapi hal tersebut, Muhammad mengambil langkah tegas dengan menantang para oknum ormas untuk membuktikan keberadaan surat resmi dari Pemerintah Kota Semarang. Mendengar tantangan tersebut, para anggota ormas itu langsung pergi tergesa-gesa. Muhammad menegaskan bahwa aksi perlawanannya ini bertujuan untuk melindungi warganya dari praktik-praktik permintaan sumbangan yang meresahkan dan tidak jelas legalitasnya. Kisah keberanian Ketua RT ini pun menjadi sorotan dan perbincangan di kalangan warga Semarang.