Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Ketua KPU dan Anggotanya Dituduh Tak Profesional karena Kebocoran Data

Alfi Fida
×

Ketua KPU dan Anggotanya Dituduh Tak Profesional karena Kebocoran Data

Sebarkan artikel ini
Ketua KPU dan Anggotanya Dituduh Tak Profesional karena Kebocoran Data
Ketua KPU dan Anggotanya Dituduh Tak Profesional karena Kebocoran Data

Hasyim menyampaikan hal tersebut saat membuka rapat pleno rekapitulasi di kantor KPU, Jakarta Pusat.

“Dengan ini kami sampaikan bahwa pada hari ini, Rabu tanggal 28 Februari 2024, kami seluruh anggota KPU telah dipanggil untuk hadir dalam sidang DKPP yang dijadwalkan pada jam 9 pagi tadi,” kata Hasyim.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Ayahnya, Megawati Pertegas Semangat Merawat Warisan Bung Karno 

“Kami telah menginformasikan kepada pimpinan DKPP bahwa kami akan membuka rapat pleno terbuka untuk merekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional terlebih dahulu,” tambahnya.

Sidang DKPP Terkait Kode Etik Pelaksanaan Pemilu 2024: KPU Diadukan Terkait Kebocoran Data

Sidang DKPP hari ini telah menyoroti dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota KPU terkait kebocoran data DPT Pemilu 2024. Pengaduan yang diajukan oleh Rico Nurfiansyah Ali membuat Ketua KPU Hasyim Asy’ari dan enam anggota KPU lainnya harus mengikuti proses pemeriksaan di DKPP.

Baca Juga: Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

Agenda sidang ini termasuk mendengarkan keterangan dari pihak terkait serta saksi-saksi yang dihadirkan. Meskipun demikian, Hasyim Asy’ari meminta izin kepada majelis sidang untuk membuka rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu terlebih dahulu sebelum menghadiri sidang DKPP.

Semua pihak menantikan hasil dan keputusan dari sidang DKPP ini terkait kelangsungan proses demokrasi di Indonesia.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat