[ad_1]
Kediri, Memo
Pelaksanaan pemilu yang dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu, di Kabupaten Kediri, berlangsung aman tertib, lancar dan kondusif.
Meski saat ini seluruh masyarakat di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Kediri menunggu keputusan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat, siapa yang menjadi Presiden dan wakil Presiden Indonesia.
Baca Juga: Jelang Munas X LDII April 2025, Menteri Fadli Zon Minta LDII Perkuat Kebudayaan
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kediri KH. Imam Sanusi mengapresiasi kepada semua pihak telah menjaga pemilu 2019 di Kabupaten Kediri berjalan dengan aman, damai, transparan, bersih, jujur dan demokratis.
“Saya sampaikan terimakasih kepada masyarakat, aparat keamanan dari TNI-Polri yang mengamankan pelaksanaan Pemilu, KPU dan Bawaslu Kabupaten Kediri terselenggaranya dengan aman, damai dan kondusif,” ungkap KH Imam Sanusi, Selasa (2/5/2019).
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
KH Imam Sanusi yang sekaligus menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kediri ini dalam selama pelaksanaan Pemilu menolak dengan adanya aksi kekerasan dan anarkis terhadap tahapan Pemilu 2019.












