“Dia itu datang dengan telanjang bulat, sudah membawa cangkul dan menenteng kepala manusia yang darahnya masih banyak,” ujar Sujud (54), warga yang saat itu ikut pengajian. Jaimin memang baru membunuh kakak kandungnya sendiri bernama Jamiran. Usai membunuh, kepalanya dipotong kemudian potongan kepala ditenteng ke rumah Adi yang sedang menggelar tahlilan kematian.
Tanpa basa-basi, pelaku langsung masuk ke rumah Adi yang hanya bejarak sekitar 30 meter dari rumah pelaku. Karena melihat kondisi Jamiin yang sudah tidak wajar, warga secara spontan berlarian menyelamatkan diri. “Karena sudah bawa cangkul itu semua ya langsung lari,” tambahnya.
Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan












