Memo, Tulungagung —
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung secara resmi memasang target ambisius agar realisasi serapan anggaran pekerjaan fisik mampu menembus angka 95 persen menjelang penutupan tahun anggaran 2026.
Langkah percepatan ini digenjot mengingat sisa waktu efektif yang semakin mendesak di penghujung tahun, sekaligus memastikan seluruh proyek pembangunan infrastruktur strategis bagi masyarakat dapat terselesaikan tepat waktu tanpa hambatan berarti.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, menjelaskan bahwa pihaknyaoptimis dapat menggenjot sisa capaian pengerjaan di lapangan secara optimal. Menurutnya, dinamika penyerapan anggaran yang ada saat ini tidak serta-merta mencerminkan kemajuan fisik riil yang dikerjakan oleh para rekanan di lapangan.
“Rendahnya angka serapan sementara belum sepenuhnya menggambarkan progres pekerjaan di lapangan, karena sebagian kontraktor baru mencairkan uang muka dan belum mengajukan pencairan berdasarkan termin pekerjaan berikutnya,” ujar Galih Nusantoro.
Pihak Dinas PUPR Tulungagung terus memperketat monitoring terhadap seluruh paket pekerjaan konstruksi. Upaya pengawasan intensif ini dilakukan guna menjaga kualitas bangunan fisik sekaligus mengawal kedisiplinan para pelaksana proyek agar merampungkan kewajiban mereka sesuai kontrak yang telah disepakati. (Adv/Kominfo)












