Bila dianalisis, mencari pengganti Tito juga cukup sulit. Di antara tujuh jenderal bintang tiga atau berpangkat komisaris jenderal (komjen), yang paling muda adalah Kalemdikpol Komjen Moechgiyarto dan Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius dengan usia 55 tahun.
Lalu disusul Wakapolri Komjen Syafruddin, Kepala BNN Komjen Budi Waseso, Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto, dan Kabaharkam Komjen Putut Eko Bayu Seno dengan usia 56 tahun. Mereka hanya berselisih bulan.
Baca Juga: Jelang Munas X LDII April 2025, Menteri Fadli Zon Minta LDII Perkuat Kebudayaan
Yang paling senior adalah Irwasum Polri Komjen Dwi Priyatno dengan usia 58 tahun. November mendatang Dwi pensiun.
Semua komjen berusia lebih tua daripada Tito yang baru berusia 53 tahun. Di antara semua komjen, yang paling junior adalah Moechgiyarto (alumnus Akpol 1986). Setingkat di atas Tito yang alumnus Akpol 1987.
Apalagi, dalam bursa Kapolri 2016, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sengaja memilih Tito dengan melompati hampir semua komjen saat itu. Hanya Moechgiyarto dan Putut Eko Bayu Seno yang saat itu belum menjadi komjen. ( ed )
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu












