“Kronologinya, kapal tanker terlihat dari darat berlayar terlalu dekat dengan garis pantai. Kemudian pada pukul 22.00, kapal mengirimkan sinyal emergency. Tim langsung menuju lokasi, ” jelas dia.
Saat ini, tim sudah dapat berkomunikasi dengan ABK kapal. Tim SAR Gabungan masih siaga di lokasi, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan bilamana kapal terbalik atau bocor bahan bakar












