NGANJUK, MEMO – Ketahanan pangan dan peningkatan sarana irigasi adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya saling terkait erat dan saling mendukung.
Secara azas manfaatnya, pembangunan dan modernisasi saluran sangat penting untuk meningkatkan produksi pangan dan stabilitas pasokan, yang menjadi fondasi ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Harisun : BULOG Siap Bayar GKP Petani Tepat Waktu, Asal Laporan Tidak Dadakan

Dengan besarnya manfaat seperti itu, Kepala Desa Malangsari Kecamatan Tanjunganom, Mujianto belum lama ini telah merealisasikan pembangunan saluran tersier masuk ke petak petak sawah petani.
” Dengan irigasi yang baik, petani dapat meningkatkan frekuensi panen dan produktivitas lahan, sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka dan memperkuat ketahanan pangan secara keseluruhan,” terang Mujianto.

Irigasi yang memadai masih kata Mujianto, memastikan ketersediaan air yang stabil dan cukup untuk lahan pertanian. Secara langsung dapat meningkatkan hasil panen per musim tanam. Peningkatan produktivitas ini menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.
Lebih jauh dikatakan Mujianto dengan adanya irigasi,petani dapat menambah intensitas tanam dari satu kali menjadi dua atau tiga kali dalam setahun, yang berarti lebih banyak produksi pangan dalam periode waktu yang sama.

Ketersediaan air yang stabil juga memungkinkan petani untuk menanam berbagai jenis tanaman bernilai ekonomi tinggi seperti palawija dan hortikultura, sehingga tidak hanya bergantung pada satu jenis tanaman pangan.
” Faktor penyebab utama terjadinya gagal panen karena minimnya ketersediaan jaringan irigasi , oleh karena itu, menjaga dan meningkatkan kinerja irigasi sangat penting untuk melindungi hasil panen dari kekeringan atau masalah lain yang berkaitan dengan ketersediaan air ,” tandasnya juga.

Dengan upaya desa seperti itu tampaknya mendapat respon positif dari sejumlah petani. Pada dasarnya, Program peningkatan jaringan irigasi adalah komponen vital dalam upaya menyelamatkan ketahan pangan nasional.
” Program ini adalah wujud kades pro petani,” ujar sejumlah petani yang berhasil ditemui di lahan pertanian Desa Malangsari hari ini ( Selasa,4/11/2025). ( Adi)












