Ditanya wartawan apa pentingnya ber KB ?. Dijelaskan Asti Widyartini ada beberapa aspek yang harus diketahui masyarakat mengapa ber KB itu penting.
Di antaranya untuk mengatur jarak kelahiran, menjaga kesehatan reproduksi , menurunkan kasus stunting termasuk membangun keluarga sehat dan sejahtera.
” Tidak kalah pentingnya, tujuan KB juga untuk upaya pengendalian jumlah penduduk,” kata Asti Widyartini.
Baca Juga: Team Baksos AWN Jadi Burbershop Dadakan, Tiga ODGJ Jalanan Dicukur Rapi

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Keluarga Berencana, Agus Zainal Abidin menambahkan jenis layanan KB dalam agenda safari KB selama 12 hari ini yaitu KB implan dan KB IUD.
Baca Juga: Kesandung Perkara Korupsi APBDES, Kades Dadapan Dituntut 1 Tahun 10 Bulan Penjara
” Sebelum masuk ruang Layanan KB, para calon akseptor harus menjalani screening kesehatan dulu. Kalau dinyatakan sehat maka bisa mendapatkan layanan KB gratis. Baik metedo KB implan maupun IUD. ,” papar Agus Zainal Abidin.
Disinggung juga oleh Agus Zaenal bahwa peran dinas selama ini memfasilitasi anggaran kegiatan, menyediakan tenaga penyuluh dan tenaga pendamping KB yang tersebar di kecamatan dan desa.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Protes Jalan Rusak Jadi Trend Publik , Dinas PUPR Kewalahan Terima Laporan

Dari 20 kecamatan lebih lanjut disampaikan Agus Zaenal bahwa calon akseptor terbanyak ada di Kecamatan Ngronggot sebanyak 126 otang. Disusul rangking ke dua ada di kecamatan Tanjunganom yaitu sebanyak 96 akseptor. Dan untuk urutan ke tiga terbanyak ada di kecamatan Rejoso sebanyak 87 orang.
” Pencapaian angka itu menunjukkan kesadaran masyarakat ikut KB sudah ada,” pungkasnya. ( Adi)












