
Kediri, Memo.co.id
Da’i dari Nganjuk, Drs. KH. Assyifa Hamidah dalam tausiyahnya menghimbau kepada segenap jajaran karyawan-karyawati Pemerintah Kabupaten Kediri untuk selalu menata diri dengan berucap, bertindak dan berperilaku sesuai tatanan agama sehingga terhindar dari kemungkaran dan bencana. Ini disampaikan ketika Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriyah digelar bersamaan dengan Pembinaan Mental kepada segenap karyawan-karyawati Pemerintah Kabupaten Kediri, 9 Mei 2016.
Hadir dalam Pembinaan Mental ini Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Sekretaris Daerah H. Supoyo, SH, MSi, Kepala Satker dan karyawan-karyawati Pemerintah Kabupaten Kediri. Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno dalam sambutannya mengatakan, “semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme kita semua dalam menjalankan tugas dan meningkatkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW.”
Baca Juga: Kepala Dinsos Menyerah, Paska Ancaman Demo Puluhan Kepala Desa se Kecamatan
“Selain itu jadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan dalam kehidupan kita sehari-hari. Semoga dengan kegiatan Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriyah ini kita semua dapat mengambil hikmahnya dan menjadikan Kabupaten Kediri lebih sejahtera.” Tambah dr. Hj. Haryanti Sutrisno.
Sebelum ceramah Peringatan Isro’ Mi’roj Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kediri Joko Suwono, S. Sos, MAP. menjelaskan terkait pelaksanaan Sitem Fingger Print secara online yang telah diterapkan di jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri dalam rangka peningkatan disiplin pegawai negeri.
Baca Juga: Sidang Korupsi Perangkat Desa Kediri Ungkap Skema Aliran Dana Haram Melibatkan Puluhan Camat
“Dengan Sistem Fingger Print secara online yang telah diterapkan, maka disiplin setiap pegawai di jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri dalam kedatangan dan kepulangannya dapat diketahui setiap saat oleh Badan Kepegawaian Daerah.” Jelas Joko.
“Semoga dengan telah diterapkannya Sistem Fingger Print terhadap pegawai ini, dapat meningkatkan profesionalisme dan kinerja kita semua.” Harap Joko.
Pada Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriyah ini Pemerintah Kabupaten Kediri menghadirkan KH. Assyfiah Hamidah dari Kabupaten Nganjuk sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya KH. Assyfiah Hamidah menjelaskan peristiwa Isro’ Mi’roj merupakan suatu bukti kebesaran dan kehendak Allah SWT yang tidak dapat dipungkiri dan dihindari oleh manusia. ( joko / advertorial )












