Example floating
Example floating
BLITAR

IPAL di Dalam Dapur, MBG SPPG Jajar Sempat Diantar Pick Up Terbuka

Prawoto Sadewo
×

IPAL di Dalam Dapur, MBG SPPG Jajar Sempat Diantar Pick Up Terbuka

Sebarkan artikel ini

“Airnya sudah dicek Dinas Kesehatan. Sampel diambil langsung dari kran. Hasilnya disampaikan ke kami bahwa kualitasnya sudah bagus dan bisa digunakan,” tegasnya.

Wildan juga menyatakan evaluasi internal dilakukan rutin setiap Jumat bersama akuntan, ahli gizi, dan penanggung jawab operasional. Menurutnya, pembenahan terus berjalan seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat.

Baca Juga: Kurban Bersama Kader Banteng, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Sembelih 3 Ekor Sapi

Namun persoalan tidak berhenti pada IPAL. Pada awal operasional, distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur SPPG Jajar juga sempat menggunakan mobil pick up terbuka karena keterbatasan armada.

“Awalnya memang pernah menggunakan pick up karena kendaraan terbatas dan titiknya banyak. Kalau tidak dikirim tepat waktu, risikonya makanan bisa basi,” ungkapnya.

Baca Juga: 14 Perguruan Silat Blitar Desak PAW Ketua IPSI, Katiman Dituding Tak Netral

Saat itu jumlah penerima manfaat sekitar 1.100 siswa dan kini meningkat menjadi 1.854 siswa di 21 hingga 25 titik distribusi, mulai dari PAUD hingga SD.

Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa pada fase awal, sistem sanitasi maupun distribusi belum sepenuhnya ideal. Meski pengelola menyatakan pembenahan terus dilakukan, publik tetap berhak mempertanyakan bagaimana standar teknis bisa diloloskan sejak awal operasional.

Baca Juga: Tanam Tebu Perdana Program Bongkar Ratoon 2026 Dimulai, Kabupaten Blitar Optimistis Lampaui Target Nasional