SEANWFZ, yang merupakan Protokol Perjanjian Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara, telah ada selama 25 tahun.
Sementara itu, Rusia telah menjadi Mitra Dialog ASEAN selama lebih dari 26 tahun, dan kedua belah pihak telah meningkatkan statusnya menjadi Kemitraan Strategis dalam lima tahun terakhir.
Rusia Siap Menandatangani Protokol Perjanjian Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara, Menekankan Pentingnya Jaminan dari Negara Pemilik Nuklir
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, memastikan kesiapan negaranya untuk menandatangani Protokol Perjanjian Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ).
Lavrov mengungkapkan hal tersebut usai menghadiri pertemuan dengan para Menteri Luar Negeri ASEAN (PMC) di Jakarta.
Meskipun Rusia bersedia bergabung dalam traktat ini, Lavrov juga menekankan pentingnya jaminan dari negara-negara pemilik nuklir untuk tidak melanggar kewajiban SEANWFZ.
Menlu RI, Retno Marsudi, juga meminta dukungan dari Rusia untuk menjaga kawasan Asia Tenggara bebas dari senjata nuklir dengan bergabung dalam Protokol Traktat SEANWFZ.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Kesepakatan ini menjadi langkah penting dalam menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan.












