Menurutnya, kurs rupiah akan terjaga karena pondasi ekonomi RI yang kuat, serta inflasi yang terjaga meskipun diperkirakan juga akan mengalami kenaikan. Sehingga pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan hingga 5,4 persen dapat terwujud.
Rasa optimisme itu juga terbangun dari sisi permintaan terhadap kredit perbankan yang diperkirakan akan kembali tumbuh pada tahun ini. Kredit perbankan sendiri diperkirakan dapat tumbuh sebesar 7 hingga 9 persen dibandingkan tahun 2021.
Dalam merealisasikan harapan tersebut, kata Perry, perlu percepatan vaksinasi nasional bukan hanya dosis kedua namun juga vaksin booster. Sebab, dengan capaian vaksinasi mampu membuat masyarakat nyaman menjalani aktifitas dan mobilitas diluar rumah yang pasa akhirnya dapat mendongkrak roda ekonomi rakyat.
“Insyaallah akan lebih baik, mari optimistis dan bersinergi,” pungkasnya.