“Semangat ini diharapkan dapat menjauhkan kita dari segala bentuk kebohongan dan praktik korupsi dalam menjalani kehidupan selama sebelas bulan mendatang. Spirit Ramadan ini perlu terus kita pelihara dan amalkan dalam menatap masa depan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Menag mengajak seluruh masyarakat untuk merendahkan hati di Hari Fitri yang suci ini, saling memaafkan atas segala kesalahan, dan mempererat tali persaudaraan. “Sudahilah segala bentuk perselisihan dan perkataan kasar. Mari kita ganti dengan sikap saling mendoakan untuk kebaikan bersama dan kemajuan bangsa Indonesia,” imbau Menag yang juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal.
Baca Juga: Lebaran Diprediksi Serentak, Hilal di Akhir Ramadan
“Ja’alanallahu wa iyyaakum minal-‘aidzin wal faizin. Taqabalallahu minna wa minkum taqabbal yaa karim, semoga amal baik kita semua diterima oleh Allah Yang Maha Karim, Amin,” pungkasnya dengan penuh harap.












