
Kediri, Memo.co.id
Pihak managemen RS HVA Pare, klarifikasi terkait pemberitaan di Memo, yang menjadi viral di beberapa social media. Humas rumah sakit tersebut menjelaskan bahwa pelayanan pasien sudah sesuai dengan prosedur. “Kita layani semua pasien dengan baik sesuai dengan SOP, “tutur dr. Menik didampingi dr Peny.
Ditanya lebih lanjut terkait dr jaga pada waktu itu, dr. Menik menyangkal bahwa pada waktu itu yang jaga buka dokter tersebut seperti apa yang sudah beredar dikalangan facebooker. “Jadi sebenarnya dokter yang jaga bukan dokter tersebut, ada pergantian sif jaga sekitar jam 14.30 WIB, “jelas dr. Menik.
Lebih lanjut dr Menik juga menambahkan bahwa ada dokter yang saat itu jaga, tapi dari petugas medis yang ada di IGD belum mengganti papan namanya. “Kami mengakui memang kesalahan pada waktu itu petugas kami belum mengganti papan nama tersebut dan kami tidak bsa memberitahu siapa nama dokter tersebut, dan hanya akan saya beritahukan kepada menantu pasien yang berobat kemarin (Puryadi, red), “pungkas dr. Menik.

Baca juga berita Memo sebelumnya...
Reaksi Nettizen terkait Layanan HVA Pare
Puryadi, keluarga korban pasien yang ditolak oleh RS HVA Pare, saat dikonfirmasi terkait dokter jaga pada waktu itu bahwa dokter jaga tersebut nama dokter yang tertera dipapan saat saya tanya petugas medis yang ada di IGD. “Yang saya tahu dokter jaga nama yang ada dipapan pada waktu itu jaga di IDG, karena saya tanya dan lihat papan yang ada bertuliskan dokter tersebut, “tegas Puryadi. ( Joko / eko siwing ).
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












