Blitar, memo.co.id
Hujan deras disertai angin kencang porak-porandakan wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jumat (29/1) sore. Sedikitnya empat rumah warga rusak parah setelah tertimpa pohon tumbang dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.
Di Desa Ponggok, tiga rumah warga Dusun Sumbernanas menjadi korban amukan angin. Rumah milik Kasian, Suntoko, dan Sri Umayah hancur setelah tertimpa pohon kenanga dan pohon mindi yang tumbang akibat terpaan angin kencang.
Baca Juga: SPPG Sumberingin Berbagi Takjil, 75 Relawan Terima Parsel Lebaran dan Menu Istimewa MBG
Sementara itu, di waktu hampir bersamaan, musibah serupa juga terjadi di Dusun Sukoanyar, Desa Ringinrejo. Sebuah pohon randu berukuran besar ambruk dan menimpa rumah Samat hingga menyebabkan kerusakan cukup parah.
Sutiran, salah satu warga setempat, mengungkapkan suasana mencekam saat kejadian berlangsung.
“Anginnya kencang sekali, suaranya gemuruh. Warga pada panik, keluar rumah sambil teriak-teriak. Tidak lama kemudian pohon kenanga tumbang menimpa rumah Pak Kasian dan Pak Suntoko. Hampir bersamaan rumah Bu Sri Umayah juga kebrukan pohon mindi,” ujarnya kepada memo.co.id.
Baca Juga: Program MBG di Blitar Terganjal Perizinan, LSM LASKAR Angkat Suara
Kondisi semakin panik saat jaringan listrik padam sesaat setelah pohon tumbang. Warga kemudian menghubungi Polsek Ponggok untuk meminta bantuan.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Ponggok langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Polisi kemudian berkoordinasi dengan PLN Persero dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar untuk melakukan evakuasi dan pendataan kerusakan rumah warga.
Baca Juga: Deteksi Dini Penyakit Penting, Nurhadi Ajak Masyarakat Blitar Rutin Skrining Kesehatan
Bersama relawan dan dibantu masyarakat sekitar, petugas berhasil mengevakuasi pohon-pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Sebagian petugas juga diterjunkan ke Desa Ringinrejo untuk menangani rumah Samat yang tertimpa pohon randu.
Kapolsek Ponggok, AKP Tri Muliarso, saat dikonfirmasi memo.co.id membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian itu merupakan bencana alam angin beliung.
“Akibat hujan dan angin kencang, beberapa pohon tumbang. Di Desa Ponggok ada tiga rumah warga yang kebrukan pohon, dan di Desa Ringinrejo satu rumah tertimpa pohon randu,” jelasnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil hingga kini masih dalam pendataan.
“Kami bersama BPBD, petugas PLN, dan relawan melakukan evakuasi dan pengamanan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi kerugian materiil belum bisa ditafsirkan,” tambahnya.
Kapolsek juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan dan angin kencang.
“Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati, khususnya yang rumahnya dekat dengan pepohonan, demi mengantisipasi kejadian serupa,” pungkasnya.**












