Example floating
Example floating
BLITAR

Guntur Wahono Bantu Panggung dan Gamelan Komunitas Tiban

Prawoto Sadewo
×

Guntur Wahono Bantu Panggung dan Gamelan Komunitas Tiban

Sebarkan artikel ini

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Guntur Wahono, pelestari seni tradisi tiban sekaligus pembina seni tiban meliputi Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Pemkab Blitar ini, seni tiban sudah menjadi seni tradisi turun temurun dalam rangka musim kemarau untuk berdoa kepada Tuhan dalam meminta turunya hujan.

Baca Juga: NasDem Blitar Geram, Minta Tempo Minta Maaf Terbuka

“Kami mendukung para pecinta seni tradisi dalam melestarikan budaya bangsa. Kalau sekarang ini, tiban tidak hanya memohon turunnya hujan, juga turunnya kesejahteraan, keselamatan, dan rejeki yang melimpah buat masyarakat,” kelakar Rijanto.

Dia mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi, seni dan budaya tradisional dapat menjadi benteng yang menjaga jati diri bangsa.

Baca Juga: PDIP Kota Blitar Siap Rebut Lagi Kursi Wali Kota

“Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Tiban adalah kekayaan yang harus terus hidup agar anak cucu kita tahu dari mana mereka berasal,” tutur Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar tersebut.

Tak hanya itu, Rijanto juga melihat potensi besar yang terkandung dalam pagelaran ini, khususnya dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Menurutnya, pentas Tiban bisa menjadi magnet wisata yang mampu mendongkrak pergerakan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM.

Baca Juga: Musancab Serentak, PDI Perjuangan Blitar Perkuat Struktur dan Panaskan Mesin Politik

“Tradisi seperti Tiban bisa menghadirkan manfaat ganda. Di satu sisi menjaga warisan budaya, di sisi lain membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil,” pungkasnya. **