“Saat mereka mendengar ada pergerakan aktivitas di Gunung Semeru pada malam hari, kemudian pagi mereka sudah melakukan evakuasi secara mandiri,” katanya.
“Sesuai koordinasi saya dengan Bupati bahwa Tim Kesehatan Pemprov Jatim fokus di Pronojiwo dan Tim dapur umum dari BPBD juga disiapkan di Pronojiwo, meskipun dapur umum dari BPBD Provinsi juga disiapkan di Candipuro,” ujarnya.
Khofifah juga mengucapkan terima kasih juga kepada PLN yang sudah 100 persen menyelesaikan tugasnya. Hal itu penting karena kehidupan masyarakat itu memang banyak hal yang harus didukung oleh akses penerangan dan PLN sudah 100 persen menyelesaikan tugasnya.
Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung
Sementara Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa kondisi masyarakat setelah APG Semeru relatif lebih aman, meskipun status yang dikeluarkan PVMBG pada level IV (Awas).
“Kami melakukan langkah-langkah penanganan pengungsi terhadap masyarakat yang ada di tepi aliran lahar masih jadi prioritas, termasuk juga antisipasi kalau adanya curah hujan tinggi terutama di puncak Semeru yang berpotensi terjadi lahar dingin,” ujarnya.
Baca Juga: Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini












