Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Blitar

GPI Demo Tuntut Eksekutif dan Legislatif Tanggung Jawab Atas Mandeknya Pembangunan

Prawoto Sadewo
×

GPI Demo Tuntut Eksekutif dan Legislatif Tanggung Jawab Atas Mandeknya Pembangunan

Sebarkan artikel ini
IMG 20250825 WA0016

Unjuk rasa ini juga menjadi babak baru dari ketidakharmonisan eksekutif dan legislatif di Kabupaten Blitar. Hal ini menyebabkan carut marutnya pengelolaan APBD Kabupaten Blitar 2025. Masyarakat menilai kedua belah pihak hanya mementingkan ego sektoral dan mengorbankan kepentingan publik.

Sebelumnya, Bupati Blitar Rijanto membantah adanya hubungan yang kurang harmonis antara eksekutif dan legislatif. Dia menilai komunikasi dan kerja sama dengan legislatif berjalan baik.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

“Selama ini nyaman. Pembahasan program APBD lancar sesuai aturan,” ujar Rijanto.

Sebagai informasi, isu ketidakharmonisan eksekutif dan legislatif ini terendus ketika rapat paripurna Agenda penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS 2026 dan perubahan KUA-PPAS 2025 ditunda akibat tidak memenuhi kuorum.

Rapat ini kembali ditunda untuk kedua kalinya pada Jumat (15/8/2025). Penyebabnya diduga belum ada titik temu antara legislatif dan eksekutif terkait kebijakan pada perubahan anggaran keuangan (PAK). (Zan)

 

 

 

 

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini