Dia menambahkan, pernyataan Anies tersebut sebetulnya memiliki makna sekaligus pesan yang amat berat, yaitu menjaga solidaritas antar sesama. Sebab, tak bisa dipungkiri menurut Syarif masalah sosial akan timbul setelah pembangunan JIS.
“Bagaimana pasca ada JIS pengelolaannya banyak yang harus dipikirkan misalnya komersialisasinya seperti apa, bagaimana dengan kelompok-kelompok yang rentan, bisa tidak dapat akses,” imbuhnya.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026
Sebelumnya, Anies mengunggah ke laman instagram miliknya tentang soft launching JIS pada Rabu (20/4) malam. Dalam unggahannya, Anies menyinggung bahwa Jakarta merupakan kota besar di dunia bagian selatan dan merupakan ibu kota ASEAN.
“Ini adalah hari bersejarah bagi kita semua. Stadion ini menegaskan bahwa Jakarta sebagai kota megapolitan terbesar di belahan bumi selatan dan sebagai Ibu Kota di ASEAN. Stadion ini diharapkan memberikan masa depan yang cerah, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan penting sejarah bangsa Indonesia,” demikian cuitan Anies.
Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat












