Gempa Mematikan Melanda Maroko! Apa yang Sebenarnya Terjadi di Sana?

Gempa Mematikan Melanda Maroko! Apa yang Sebenarnya Terjadi di Sana?
Gempa Mematikan Melanda Maroko! Apa yang Sebenarnya Terjadi di Sana?

MEMO

Maroko baru-baru ini diguncang oleh gempa bumi berkekuatan 6,8 magnitudo yang tragis pada Jumat (8/9/2023), menewaskan 2.901 orang dalam rangkaian gempa yang melanda wilayah tersebut. Dalam artikel ini, kita akan mengupas pandangan para ilmuwan, seperti Judith Hubbard dari Cornell University dan Wendy Bohon, tentang faktor-faktor penyebab dan dampak gempa ini. Mereka juga membahas pentingnya ketahanan bangunan dan lokasi gempa yang membingungkan.

Bacaan Lainnya

Analisis Ilmuwan tentang Penyebab dan Dampak Gempa Besar Maroko

Maroko baru-baru ini mengalami gempa bumi hebat dengan kekuatan 6,8 magnitudo pada hari Jumat (8/9/2023). Kejadian ini menyebabkan kehilangan nyawa sebanyak 2.901 orang dalam serangkaian gempa yang melanda wilayah tersebut.

Para ilmuwan telah memberikan pandangan mereka mengenai bencana ini. Salah satunya adalah Judith Hubbard, seorang ilmuwan gempa dari Cornell University, yang menjelaskan bahwa wilayah Afrika Utara memang sering mengalami aktivitas seismik. Namun, gempa bumi dengan kekuatan yang begitu besar jarang terjadi di sana.

“Kekuatan gempa ini melebihi yang pernah tercatat sebelumnya di kawasan ini,” ungkapnya seperti yang dilaporkan oleh National Geographic pada Rabu (13/9/2023).

Walaupun begitu, Hubbard mengakui bahwa masih sulit untuk menentukan seberapa mematikan gempa tersebut, terutama bagi penduduk yang tinggal di daerah terpencil.

Kerusakan yang besar dan tingginya jumlah korban jiwa akibat gempa bumi ini disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah fakta bahwa gempa ini terjadi di malam hari, membuat banyak orang sulit untuk menyelamatkan diri.

Lokasi Gempa yang Membingungkan: Faktor Risiko yang Terlupakan

Wendy Bohon, seorang ahli geologi gempa dan komunikator sains, juga mengangkat isu penting mengenai ketahanan bangunan di wilayah tersebut saat terjadi gempa. Dia menyimpulkan bahwa yang sebenarnya membahayakan manusia bukanlah gempa itu sendiri, melainkan kondisi bangunan di sekitarnya.

Pos terkait