Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa

Gempa Dahsyat Mengguncang Bantul, BMKG Terkejut dengan Jumlah Gempa Susulan!

Avatar
×

Gempa Dahsyat Mengguncang Bantul, BMKG Terkejut dengan Jumlah Gempa Susulan!

Sebarkan artikel ini
Gempa Dahsyat Mengguncang Bantul, BMKG Terkejut dengan Jumlah Gempa Susulan!

MEMO, Banyumas: Gempa Bantul Menyisakan Dampak Serius, BMKG Membongkar Alasan di Balik Gempa Susulan yang Menggemparkan!

Penjelasan BMKG Mengenai 77 Gempa Susulan Setelah Gempa Bantul Magnitudo 6.4

Setelah satu minggu berlalu sejak terjadi gempa di Bantul dengan pusat gempa di Laut, atau sekitar 86 Km Barat Daya Bantul dengan magnitudo 6.4, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa terjadi 77 kali gempa susulan di sekitar Barat Daya Bantul dan selatan Jawa.

Baca Juga: Fenomena Jenazah Warga Demak Hidup Lagi Saat Hendak Dimandikan Gegerkan Jagat Maya

Selain itu, terdapat total 149 gempa di selatan Jawa dan daratan Jawa Tengah dengan magnitudo terbesar 4.2 dan terkecil 2.4.

Ekalia Ardeti BMKG: Gempa Bumi di Selatan Jawa Masih Belum Stabil

Staf Pertama BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara, Ekalia Ardeti, menjelaskan bahwa gempa susulan ini terjadi karena lempeng bumi di selatan Jawa masih belum stabil, sehingga terjadi gempa susulan sebanyak ratusan kali.

Baca Juga: Dampak Kebakaran Permukiman Padat Kebon Kosong Kemayoran Menghanguskan Ratusan Rumah Warga

Gempa yang terjadi pada tanggal 30 Juni 2023 pukul 19.57 WIB berada di lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

Saat bertemu dengan RRI pada Selasa, 11 Juli 2023, Ekalia di Purwokerto menjelaskan bahwa dalam rentang Januari hingga akhir Juni 2023, tercatat 45 gempa bumi di wilayah sekitar Wonosobo dan Banjarnegara dengan magnitudo di bawah 3, termasuk jenis gempa dangkal.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

“Gempa bumi ini terjadi akibat adanya patahan lempeng. Jika patahan tersebut masih belum stabil, maka akan terjadi gempa susulan di sekitarnya,” kata Ekalia.

BMKG menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi atau berita hoax terkait gempa bumi. BMKG selalu memberikan informasi mengenai gempa bumi melalui situs resmi mereka dan media sosial.

Selain itu, BMKG juga memberikan informasi mengenai gempa bumi melalui media massa, termasuk melalui RRI.

Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya kepanikan, namun masyarakat tetap diminta untuk tetap waspada dan mempelajari upaya mitigasi jika terjadi gempa bumi.

Upaya BMKG dalam Memberikan Informasi Akurat dan Mencegah Kepanikan Publik

Dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam memantau dan memberikan informasi terkait gempa bumi, BMKG telah berupaya maksimal untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat.

Melalui situs resmi dan media sosial mereka, BMKG secara rutin memberikan pembaruan mengenai gempa bumi yang terjadi di Indonesia.

BMKG juga berkolaborasi dengan media massa, termasuk RRI, untuk menyebarkan informasi yang relevan dan penting mengenai gempa bumi.

Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kepanikan di kalangan masyarakat, namun tetap menjaga kewaspadaan terhadap potensi bencana gempa bumi.

Dalam menghadapi gempa susulan yang terjadi setelah gempa Bantul, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks terkait gempa bumi.

Hanya informasi yang resmi dari BMKG yang dapat dipercaya. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menghindari penyebaran informasi yang tidak benar dan menjaga ketenangan dalam menghadapi situasi pasca-gempa.

Dengan upaya yang dilakukan oleh BMKG, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami tentang gempa bumi dan pentingnya mempelajari upaya mitigasi yang diperlukan jika terjadi gempa bumi.

Dengan pengetahuan yang memadai, diharapkan dapat tercipta kesadaran dan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi ancaman gempa bumi di masa depan.