“Bahan bakunya berasal dari sisa daun tembakau, atau batang sisa dari proses perajangan tembakau untuk pasokan pabrik rokok. Sehingga industri HPTL tidak menganggu pasokan pabrik rokok,” kata Frans.
Frans mengaku mulai memanfaatkan bahan baku lokal didasari konteks Indonesia sebagai salah satu penghasil tembakau terbesar di dunia dengan produksi pada kisaran 150 ribu ton per tahun.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), disebutkan bahwa satu liter nikotin cair dapat dihasilkan dari 20 kilogram daun tembakau, atau dari 500 kilogram hingga 1.000 kilogram batang tembakau.
Meski demikian Frans mengaku saat ini masih terdapat tantangan dalam menggunakan limbah tembakau sebagai bahan baku nikotin cair, terutama mengenai yield yang dihasilkan.
“Teknologi ekstraksi nikotin ini cukup kompleks, tidak asal diekstrak. Teknologi kunci kami yaitu bagaimana bisa mengisolasi nikotin yang jumlahnya kecil agar yield yang dihasilkan 0,3 per ton material hingga 0,5 per ton material,” jelasnya.












