Dari keterangan Anton, dia dan Riyadi mengajak Ahmad dan Shandy untuk bertemu di sebuah tempat kosong di Kp Serap. Riyadi membeli kopi dan memberikan kepada Anton untuk diberikan kepada kedua korban.
Setelah minum kopi, Ahmad dan Shandy sekarat mengeluarkan darah dari mulut. Tak lama kedua korban tewas seketika.
Dengan mobil Avanza milik Anton yang dikendarai Riyadi, kedua mayat itu dibawa ke kawasan Limo yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Kampung Serap. Anton dan Riyadi membuang kedua korban di tempat terpisah.(nu)












