” Kalau misi awalnya dikonsep kerjasama bersinergi dengan media seharusnya lebih fearplay. Jangan terkesan asal bapak senang,” ucap sejumlah wartawan yang duduk dideretan kursi paling belakang.

Baca Juga: Rombongan Relawan Kota Angin Hari Ini Santuni Paket Sembako Untuk Mbah Tuminah Bukur
Menariknya , dari beberapa pertanyaan wartawan tersebut tidak seluruhnya bisa dijawab oleh nara sumber seketika itu di forum. Ada juga yang dilemparkan kepada anak buah untuk menjawab pertanyaan dari wartawan.
Sementara dari pertanyaan anggaran piblikasi dijawab oleh Hari Purwanto selaku Kepala Bidang Statistik dan Pengelolaan Informasi Komunikasi Publik alokasi anggaran publikasi tahun 2026 sebesar Rp 200 juta.

” Dari total anggaran tersebut berasal dari dua sumber pendanaan. Yaitu APBD teranggarka Rp150 juta sementara dari DBHCHT teranggarkan 50 juta,” jawaban Hari Purwanto.
Berawal dari jawaban masalah besaran anggaran, akhirnya tema sosialisasi penggunaan e- katalog menjadi terabaikan. Para wartawan justru fokus ” goreng ” soal anggaran sampai forum ditutup pukul 15.00 WIB.
Untuk diketahui agenda sosialisasi penggunaan e-Katalog untuk sarana pengadaan belanja barang dan jasa di perusahaan media dibuka langsung oleh Mas Wakil Bupati, Tri Handi Cahyo.( Adi)












