Blitar, Memo.co.id
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 disambut hangat oleh segenap elemen masyarakat, tak terkecuali kalangan birokrat dan akademisi di Kabupaten Blitar. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar, Dr. Jumali, S.Pd, M.AP, turut menyampaikan ucapan selamat dan memaknai peran sentral kaum santri dalam sejarah dan masa depan bangsa.
Baca Juga: Publikasi Media Terjun Bebas, Sinergi Pemkab Blitar dan Pers Dipertanyakan
Dalam pernyataannya, Dr. Jumali yang memiliki latar belakang keilmuan mendalam dalam administrasi publik dan pendidikan, menekankan bahwa Hari Santri Nasional bukanlah sekadar seremonial penanda sejarah semata.
“Momentum Hari Santri Nasional 2025 ini harus menjadi ajakan reflektif bagi kita semua untuk mengenang kembali peran besar kaum santri,” ujarnya.
Baca Juga: Polemik SDN Tlogo 2 Blitar Jadi KDMP Bupati Tegaskan Pendidikan Prioritas Utama
Ia menggarisbawahi kontribusi santri yang tak terpisahkan, mulai dari perjuangan merebut kemerdekaan, pembangunan bangsa pasca-kolonial, hingga peneguhan nilai-nilai keislaman yang sejati, yakni rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam).
Santri sebagai Pilar Moderasi Beragama
Baca Juga: Dibekukan PCNU, MWC Sutojayan Justru Banjir 1.000 Jamaah di Pengajian Ahad Pon!
Lebih lanjut, Dr. Jumali menyoroti peran krusial santri dalam menjadi garda terdepan Moderasi Beragama. Menurutnya, konsep Moderasi Beragama sejatinya bukan hanya sebuah slogan teoretis, melainkan praktik keberagamaan yang secara inheren telah mengakar dalam kehidupan pesantren.












