Example floating
Example floating
BLITAR

Dorong Iklim Usaha di Masa Sulit, Guntur Wahono Gelar Klinik Investasi Keliling di Blitar

Prawoto Sadewo
×

Dorong Iklim Usaha di Masa Sulit, Guntur Wahono Gelar Klinik Investasi Keliling di Blitar

Sebarkan artikel ini

BLITAR, memo.co.id
Dalam upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur Wahono, S.E., menggelar kegiatan “KlKlinik Investasi Keliling (KLIK)dengan tema “Kebijakan Insentif Daerah di Masa Sulit: Kolaborasi Pemerintah dan DPRD untuk Mendorong Iklim Usaha Berkelanjutan.”

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Mansion 2, Kabupaten Blitar, Jumat (7/11/2025), dan dihadiri oleh berbagai pelaku usaha kecil, menengah, hingga besar di Blitar Raya, serta perwakilan dari dinas penanaman modal dan perizinan terpadu satu pintu (DPMPTSP), dan sejumlah pejabat daerah.

Baca Juga: Deteksi Dini Penyakit Penting, Nurhadi Ajak Masyarakat Blitar Rutin Skrining Kesehatan

Dalam sambutannya, Guntur Wahono menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, dan pelaku usaha agar roda ekonomi tetap berputar meski dalam kondisi sulit.

“Banyak pengusaha kecil dan menengah yang butuh perhatian, terutama untuk bidang perizinan, permodalan, dan juga pendistribusian ke penjual,” ujar Guntur di hadapan peserta kegiatan.

Baca Juga: Berbagi di Bulan Ramadan, Polsek Sananwetan Bagikan Takjil untuk Pengendara

Ia menyoroti bahwa persoalan perizinan yang berbelit masih menjadi kendala utama bagi pelaku usaha, terutama di sektor kecil dan menengah.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD harus mencari solusi konkret agar proses perizinan dapat dilakukan lebih cepat dan transparan.

“Hal ini jadi PR kita semua. Terutama terkait perizinan, jangan sampai bertele-tele dan rumit. Harus kita rundingkan bersama untuk mencari solusi yang mempermudah,” tegasnya.

Baca Juga: BGN Turun Tangan, Puluhan SPPG di Blitar Raya Ditutup Karena Tak Penuhi Standar

Guntur juga menekankan, ketika iklim usaha menjadi kondusif dan pelaku usaha mendapatkan kemudahan dalam perizinan serta akses permodalan, maka akan muncul efek domino positif bagi perekonomian masyarakat.

“Jika para pelaku usaha dari kecil hingga besar diberikan akses nyaman untuk berusaha dan perizinan lancar, tentu usahanya akan berkembang dengan baik,” ucapnya.

“Dan kalau usaha sudah berkembang, perekonomian masyarakaperekonomian masyarakat juga meningkatkerja pun semakin terbuka lebar,” lanjut Guntur.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa kesejahteraan masyarakat yang meningkat secara otomatis akan memberikan dampak positif pula bagi pemerintah daerah, terutama dalam hal penerimaan pajak dan retribusi.

“Kalau masyarakat sejahtera, tentu yang diuntungkan juga pemerintah. Dari sektor pajak tidak akan ada kendala, pungutan maupun retribusi lainnya bisa berjalan lancar,” terangnya.

Melalui kegiatan Klinik Investasi Keliling ini, Guntur berharap terjalin komunikasi dua arah antara pelaku usaha dan pemerintah daerah. Ia juga menilai bahwa forum seperti ini perlu digelar secara rutin untuk menampung aspirasi dunia usaha.

“Inilah salah satu harapan kita. Kolaborasi antara DPRD Provinsi Jawa Timur dengan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu yang hari ini juga hadir bersama stakeholder dan pelaku usaha,” tutupnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif antara para pelaku usaha dan perwakilan instansi terkait, yang diharapkan menjadi langkah awal perbaikan kebijakan investasi dan perizinan di wilayah Blitar Raya.**