Hariyanto mengungkapkan, korban luka berat yang masih dirawat di rumah sakit wilayah Cianjur ada 68 orang. Sebanyak 40 pasien luka berat yang sebelumnya rawat inap di rumah sakit sudah boleh pulang.
Lebih lanjut, dia menyebut BNPB bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta United Nations Population Fund terus melanjutkan validasi jumlah titik pengungsian.
Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah
Komandan Kodim 0608 Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat yang rumah tinggalnya tidak mengalami kerusakan struktur untuk kembali ke rumah masing-masing.
Baca Juga: Layangkan Somasi!!! Begini Pernyataan LSM GAP Terkait Proyek Pembangunan Syeh Wasil Kota Kediri
“Kondisi kegempaan sudah mulai melemah di mana masyarakat kami imbau untuk kembali ke rumah masing-masing yang tidak rusak,” tandasnya.












