Potongan harga Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu untuk pembelian kebutuhan belajar berteknologi tinggi, seperti laptop, komputer, dan printer.
“Mumpung ini musim liburan sekolah dan kenaikan kelas, bisa manfaatkan potongan harga ini dengan sebaik-baiknya,” pesan Marsudi, mengajak warga memanfaatkan momentum ini.
Inovasi Dispendukcapil tidak berhenti pada diskon belanja. PKS juga diperluas ke sektor kesehatan, dengan menggandeng Puskesmas Balowerti dan Klinik Pratama Rawat Inap dr. Vitis untuk mempermudah pembuatan dokumen akta kelahiran.
Marsudi menjelaskan, KIA adalah wujud perlindungan anak yang memberikan banyak manfaat dalam mengakses layanan publik. Dengan kerja sama ini, proses pengurusan akta kelahiran bagi bayi yang baru lahir di fasilitas kesehatan tersebut kini menjadi lebih mudah dan cepat, bahkan bisa diurus secara otomatis, sehingga orang tua tidak perlu lagi repot mengurusnya secara terpisah.
Baca Juga: Terbukti Korupsi, Kades Pojok Wates Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp600 Juta












