Blitar, Memo.co.id
Suasana dini hari di Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah sebuah ledakan keras mengguncang kawasan permukiman warga pada Selasa (17/3/2026) sekitar dini hari. Ledakan yang diduga berasal dari aktivitas peracikan petasan itu menghancurkan bagian belakang sebuah mushola dan menyebabkan dua remaja mengalami luka serius.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku kaget dengan suara dentuman keras yang terdengar hingga beberapa ratus meter. Bahkan, ledakan tersebut terjadi dua kali dalam selang waktu yang tidak lama.
Salah seorang warga, Suharyo, mengatakan suara ledakan pertama membuat warga terbangun dari tidur. Tak lama kemudian disusul ledakan kedua yang lebih keras.
Baca Juga: Resahkan Warga di Bulan Ramadhan, Kafe GPJ Kanigoro Diduga Jadi Ajang Mabuk hingga Dinihari
“Ledakannya dua kali, keras sekali seperti suara meriam,” ujar Suharyo saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut keterangan warga, sumber ledakan berasal dari area belakang bangunan mushola. Setelah dentuman terjadi, warga langsung keluar rumah dan mendapati asap mengepul dari area tersebut.
Baca Juga: SPPG Sumberingin Berbagi Takjil, 75 Relawan Terima Parsel Lebaran dan Menu Istimewa MBG
Dari pantauan di lokasi, kerusakan tampak cukup parah. Bagian atap belakang mushola runtuh akibat kuatnya ledakan. Kaca jendela di sekitar bangunan juga pecah berhamburan akibat tekanan gelombang ledakan.
Dua remaja yang diduga sedang meracik bahan petasan di lokasi itu menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Keduanya mengalami luka berat dan segera dievakuasi ke rumah sakit oleh warga untuk mendapatkan penanganan medis.












