Example floating
Example floating
BLITAR

Diduga KDRT, Perempuan di Selorejo Tewas, Suami Sempat Ikut Antar ke Puskesmas

Prawoto Sadewo
×

Diduga KDRT, Perempuan di Selorejo Tewas, Suami Sempat Ikut Antar ke Puskesmas

Sebarkan artikel ini

Blitar, memo.co.id
Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman, justru berubah menjadi ruang terakhir bagi SM (inisial), perempuan asal Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Ia meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya sendiri, R.

Peristiwa memilukan itu pertama kali terungkap dari laporan warga kepada Ketua RT setempat, Samani. Mendapat kabar adanya kejadian tidak wajar, Samani langsung menuju rumah korban. Pemandangan yang ia temui membuat suasana mendadak sunyi dan tegang.

Baca Juga: Ratusan Massa GPI Demo PN Blitar, Soroti Dugaan Rekayasa Hukum

“Saya sampai di rumah korban, posisinya sudah terlentang di kamar nomor dua, tidak sadarkan diri,” ujar Samani saat ditemui, Selasa (3/2/2026).

Yang membuat warga terkejut, R—suami korban yang kini berstatus terduga pelaku—sempat ikut membantu proses evakuasi. Bersama warga dan Ketua RT, ia mengantar SM ke Puskesmas Boro dengan harapan korban masih bisa diselamatkan.

Baca Juga: Temui Kapolres Blitar Kota, PMII Blitar Bongkar Masalah Kriminalitas hingga Tambang Ilegal

Namun harapan itu pupus. Tim medis menyatakan SM telah meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami bawa ke puskesmas hanya untuk memastikan kondisinya. Tapi dari petugas medis dinyatakan sudah meninggal,” tambah Samani.

Baca Juga: Arena Judi Sabung Ayam Viral di Dusun Patuk Dibongkar Aparat, Polisi Tegaskan Komitmen Jaga Kondusifitas Blitar

Meski sempat menunjukkan sikap kooperatif, gerak-gerik R tidak luput dari pantauan aparat kepolisian. Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan saksi, polisi akhirnya mengambil langkah tegas.