Example floating
Example floating
Daerah

Dendam Membara, Anak Istri Nyaris Dibantai Semua – Awalnya Cemburu dan Merasa Diasingkan Keluarga

A. Daroini
×

Dendam Membara, Anak Istri Nyaris Dibantai Semua – Awalnya Cemburu dan Merasa Diasingkan Keluarga

Sebarkan artikel ini
Romli nekat mbacok anak dan istrinya karena kalap setelah tidak diperhatikan

Rumah itu, saya beli sendiri ketika masih bekerja sebagai tukang membuat jok. “Saya hanya minta, hormatilah saya. Karena bagaimana pun itu rumah saya, jangan seenaknya balik nama,” Romli pasarah akan menjalani hidup di balik jeruji Polres Malang.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang, Iptu Sutiyo, Senin (7/11/2016) menjelaskan, pemicu tersangka melakukan penganiayaan, di dasari masalah keluarga. Dalam keluarga tersebut, Romli yang sudah tua, merasa diasingkan oleh anak, istri dan menantunya.

Baca Juga: Askot PSSI Kota Kediri Halal Bil Halal!! Tomy Ari Wibowo Minta Sinergi Bareng Bangkitkan Sepakbola di Kota Tahu

Awal kejadiannya, saat makan di rumah, anak, istri dan menantunya membeli makanan. Romli tidak dibelikan. Perut lapar kakek tersebut memicu amarahnya. Kakek tersebut ngomel ngomel. Omelan Romli ternyata didengar anak keduanya, Marsita ( 25 ). Marsita juga marah dan ngomeli bapaknya. Perang mulut sehingga Sita menampar orangtua yang tubuhnya kurus tersebut.

Gegeran anak dan bapak itu terdengar Honi (51) istrinya dan Zainul (28) menantunya. Istri dan menantunya malah menyerang Romli. Merasa diperlakukan kasar itulah, Romly naik pitam. Kesabarannya selama ini sudah tidak bisa ditahan. Cek cok keluarga itu berbuntut rusuh. Romli mengambil celurih dan membabi buta melukai anak, istri dan menantunya sendiri.

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

“Mata saya seperti gelap dan berkunang-kunang. Saya nggak tahu luka mereka dimana saja. Sudah lama sakit hati dengan mereka karena nggak pernah mengurus saya,” keluh laki-laki yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek ini. Kadang, dia juga mengayuh becak, jika tak bisa beli bensin.

Akibat serangan celurit Romli, anak keduanya, Sita (25) mengalami luka robek di kepala sebelah kanan. Sementara istrinya, Honi (55) mengalami luka di tangan kiri. Sedangkan menantunya, Zainul (28) mengalami luka pada matanya. Mereka masih dirawat di sebuah rumah sakit di Singosari.

Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Iptu Sutiyo mengatakan, atas perbuatanya, tersangka diduga melanggar pasal 44 ayat (1) dan (2) UU Nomor 23 tahun 2004. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. ( yon )