NGANJUK, MEMO
– Rumah tua berukuran minimalis 5 m x 6 m milik Erpa Yuli Setyawati yang ada di Dusun Sumberagung RT 2 RW 1 Desa Banjaranyar Kecamatan Tanjunganom akhirnya direnovasi.
Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Sebelumnya, rumah bekas warung yang ditempati satu keluarga miskin tersebut kondisinya sudah rapuh. Terutama pada bagian kerangka atap yang berbahan dari belahan bambu campur kayu tahun sudah banyak yang patah.
Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk
Sehingga sudah tidak mampu lagi menyangga beban berat genting. Kalau dibiarkan bisa berpotensi ambrol. Hal itu menurut keterangan Kepala Desa Banjaranyar, Samsul Anam, untuk antisipasi hal terburuk, keluarga besar Pemdes Banjaranyar bersama warga melakukan penggalangan dana.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa
” Dana desa mengalokasikan bantuan materiil sebesar Rp 5 juta. Selebihnya diambilkan dari swadaya lingkungan sekitar. Ini wujud gotong royong warga harus tetap dijaga,” terang Kades Banjaranyar Samsul Anam.
Melihat tingkat kerusakan rumah Erpa Yuli Setyawati fokus pada atap. Rencana akan diganti atap asbes. Selain cepat penangananya juga bisa menghemat biaya.

Disampaikan juga oleh Samsul Anam , selain renovasi rumah tidak layak huni milik Erpa juga sudah dilaksanakan renovasi RTLH sebanyak 5 unit yang kondisi kerusakannya tidak jauh berbeda.
Diinformasikan juga penanganan cepat renovasi RTLH mengingat karena kondisi cuaca. Harapanya pasca renovasi ini disampaikan Samsul Anam , para warga penerima manfaat di saat musim hujan seperti ini sudah nyaman tidak lagi dihantui rasa was was rumahnya jebol atau kebanjiran Karena atapnya bocor. ( Adi )












