Melalui layanan ini, masyarakat bisa mengurus berbagai dokumen penting seperti:
- Kartu Keluarga (KK): Bisa pecah KK, ganti data, atau ubah ke model barcode.
- Akta Kelahiran: Paket lengkap sekaligus mendapatkan KK dan Kartu Identitas Anak (KIA).
- Akta Kematian: Paket lengkap dengan pembaruan KTP dan KK terbaru.
Sejak dimulai tahun 2025 lalu, sudah ada lebih dari 9.500 dokumen yang berhasil diterbitkan langsung dari balai desa. Artinya, ribuan warga sudah merasakan kemudahan mengurus surat sambil tetap bisa beraktivitas di lingkungan rumah mereka sendiri.
Mall Pelayanan Publik (MPP): Tempat Nyaman Segala Urusan
Selain layanan di tingkat desa, Kabupaten Kediri juga punya Mall Pelayanan Publik (MPP) yang keren dan nyaman. Sempat ada tantangan saat kerusuhan Agustus tahun lalu, namun Mas Dhito bergerak cepat memperbaiki fasilitas yang rusak agar pelayanan tetap jalan. MPP ini dirancang agar masyarakat merasa nyaman saat mengurus dokumen pemerintahan, seperti sedang berjalan-jalan di mall.
Setiap harinya, ada sekitar 100 sampai 130 warga yang datang ke MPP untuk mendapatkan pelayanan terpadu. Total kunjungan hingga awal tahun 2026 ini bahkan sudah menembus angka 11.360 orang. Hal ini menunjukkan bahwa warga Kediri sangat terbantu dengan adanya pusat layanan yang efisien dan ramah.
Baca Juga: 17 Program Prioritas Bupati Kediri Mas Dhito Terealisasi di Tahun Pertama Pereode Kedua
“Intinya pemerintah itu sukses kalau rakyatnya merasa gampang saat butuh bantuan layanan. Itulah fokus kami sekarang,” jelas Mas Dhito dengan singkat dan tegas.
Komitmen Melayani Meski Sedang Hemat Anggaran
Tahun ini memang bukan tahun yang mudah bagi Pemkab Kediri karena adanya penyesuaian anggaran dari pusat. Namun, Mas Dhito menegaskan bahwa penghematan tidak akan menyentuh sektor pelayanan dasar. Digitalisasi dan penguatan layanan di tingkat desa akan terus diperkuat agar masyarakat semakin sejahtera karena urusan administratifnya selalu lancar.












