Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Kediri

Bupati Kediri Salurkan Ratusan Alat Mesin Pertanian Modern Guna Dongkrak Produktivitas Petani

A. Daroini
×

Bupati Kediri Salurkan Ratusan Alat Mesin Pertanian Modern Guna Dongkrak Produktivitas Petani

Sebarkan artikel ini
Bupati Kediri Salurkan Ratusan Alat Mesin Pertanian Modern Guna Dongkrak Produktivitas Petani

Kabar yang paling dinanti oleh para petani adalah mengenai kepastian stok pupuk. Untuk tahun anggaran 2026, Kabupaten Kediri berhasil mendapatkan penambahan alokasi pupuk subsidi hingga 9.000 ton dari kuota sebelumnya.

Penambahan ini menjadi angin segar mengingat masalah pupuk seringkali menjadi kendala klasik yang dihadapi petani setiap memasuki musim tanam. Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus mendorong kemandirian petani melalui perluasan lahan organik yang tahun ini ditargetkan bertambah puluhan hektar lagi.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Transformasi menuju pertanian organik bukan tanpa alasan. Mas Dhito memandang bahwa ketergantungan pada bahan kimia harus mulai dikurangi demi menjaga kualitas tanah jangka panjang dan nilai jual komoditas yang lebih kompetitif.

Saat ini, harga komoditas unggulan seperti jagung dan gabah di Kediri terpantau stabil di level yang sangat menguntungkan bagi petani. Harga gabah yang bertahan di angka Rp7.000 per kilogram memberikan margin keuntungan yang cukup bagi petani untuk terus berproduksi dan meningkatkan skala usahanya.

Bupati Kediri juga memberikan pesan khusus mengenai pentingnya persatuan di tingkat kelompok tani. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dikelola bersama dengan penuh tanggung jawab dan tidak menjadi pemicu konflik internal.

Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, Kabupaten Kediri optimis dapat mempertahankan statusnya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur pada tahun 2026 mendatang.

Tambahan Kuota Pupuk Subsidi Jamin Ketahanan Pangan Kediri

Keberhasilan sektor pertanian di Kediri tidak hanya diukur dari jumlah bantuan fisik, tetapi juga dari indeks kesejahteraan para pelakunya. Dengan adanya kepastian harga dan kemudahan akses terhadap sarana produksi, profesi petani diharapkan kembali menjadi magnet bagi generasi muda atau Taruna Tani.

Upaya pemberdayaan yang dilakukan Pemkab Kediri saat ini adalah investasi jangka panjang untuk memastikan ketahanan pangan daerah tetap kokoh di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini